Kamis, 31 Maret 2016

MENGUBAH NAMA ADMINISTRATOR PADA CMS PPDB ONLINE

MENGUBAH NAMA ADMINISTRATOR PADA CMS PPDB ONLINE

Awal instalasi CMS PPDB Online pastinya bernama Agus Hariyanto kan ?
Disini saya akan sharing ilmu seperti judul di atas. Ikuti langkah di bawah ini.



Langkah-Langkah :
  1. Pertama, kita lihat menu Navigation pada slide sebelah kiri, lalu pilih User.
  2. Kemudian akan muncul tampilan seperti di bawah ini, selanjutnya pilih opsi aksi yang sudah saya kasih tanda garis bawah.
  3. Di dalam menu ini, anda dapat mengubah keseluruhan user admin nya, tetapi username untuk login tidak dapat di ubah (bersifat permanent), setelah di ubah, klik update.
  4. Kemudian isi ulang URL nya dengan IP Server/ppdb_online/user. Berhubung saya disini menginstall nya di localhost, maka saya masukkan seperti gambar di bawah ini.
  5. Masukkan username dan password nya.
  6. Dan nama admin ppdb online sudah dapat diperbarui.

MEMBUAT WEBSITE PPDB MENGGUNAKAN CMS PPDB ONLINE

MEMBUAT WEBSITE PPDB MENGGUNAKAN CMS PPDB ONLINE

Download File PPDB Online nya Disini

Langkah-Langkah :
  1. Pertama, kita download file ppdb_online nya. Disini saya download nya saya taruh di direktory Document, setelah di download, copy paste file ppdb_online nya ke direktory HTML dengan memasukkan perintah :
    #cp ppdb_online.zip /var/www/html/
  2. Setelah di copy paste, kita masuk ke direktory HTML dengan memasukkan perintah :
    #cd /var/www/html/
  3. Setelah masuk, kita check apakah file ppdb online nya sudah masuk dalam direktory HTML dengan memasukkan perintah :
    #ls
  4. Karena file nya berbentuk .zip, kita harus mengekstrack nya dulu dengan memasukkan perintah :
    #unzip ppdb_online.zip
  5. Setelah di ekstrack, masukkan perintah di bawah ini untuk memberikan hak akses kepada direktory ppdb_online :
    #chown -R www-data:www-data ppdb_online
  6. Setelah itu, kita masuk ke direktory ppdb online dengan memasukkan perintah :
    #cd ppdb_online/
  7. Lalu kita check isi file dalam direktory ini (lalu check apakah ada file yang bernama "index.php") dengan memasukkan perintah :
    #ls
  8. Selanjutnya kita edit isi file Index.php nya dengan memasukkan perintah :
    #nano index.php
  9. Ini adalah tampilan awal nya.
  10. Kemudian tambahkan perintah include "media.php"; tepat diatas perintah ?>. Selengkap nya lihat gambar di bawah ini.

    Setelah di ubah, keluar dan simpan dengan menekan CTRL+X > Y > Enter
  11. Selanjutnya kita edit file config/koneksi.php nya dengan memasukkan perintah :
    #nano config/koneksi.php
  12. Ini adalah tampilan awalnya.
  13. Kemudian ubah isi menu :
    $server = "localhost";
    $username = "username untuk login ke database";
    $password = "password database anda";
    $database = "ppdb_online";
    Setelah di ubah, keluar dan simpan dengan menekan CTRL+X > Y > Enter
  14. Selanjutnya buat database baru dengan nama database nya ppdb_online. 
  15. Kemudian, kita check dan cari isi file "ppdb_online.sql" dalam direktory ppdb_online dengan memasukkan perintah :
    #ls
  16. Setelah di temukan isi file tersebut, kita kembali ke database kita, lalu pilih opsi IMPORT. Klik browse.
  17. Lalu masukkan isi file ppdb_online.sql nya. Cara nya, masuk ke direktory var, lalu masuk ke direktory www, lalu masuk ke direktory html, lalu masuk ke direktory ppdb_online, disitu sudah dapat terlihat isi file nya, kemudian klik open.
  18. Setelah di browse dan memasukkan isi file ppdb_online.sql, klik Go.
  19. Jika tampilan seperti di bawah ini, berarti proses import kita tadi berhasil.
  20. Selanjutnya, buka web browser, lalu isikan URL nya dengan IP Server/ppdb_online. Berhubung saya disini menginstal di localhost, jadi saya masukkan localhost/ppdb_online.
  21. Ini adalah tampilan dari ppdb online yang barusan di buat, tetapi ini hanya cover nya saja.
  22. Untuk melanjutkan menggunakan user sebagai admin, isi URL nya lalu tambahkan /user. Selengkapnya lihat gambar di bawah ini.
  23. Kemudian masukkan username = admin, password = admin, lalu klik Sign In
  24. Ini adalah tampilan hasil akhir cms ppdb_online.

PENGENALAN TENTANG PPDB ONLINE

PENGENALAN TENTANG PPDB ONLINE

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) adalah kegiatan penerimaan dan selesi calon peserta pendidikan dan pelatihan pada sekolah, hal tersebut berkaitan dengan kemampuan dasar akademik dan minat bakat terhadap jenjang sekolah yang di tuju sebagai bentuk awal pengendalian penjaminan dan penetapan mutu pendidikan. Guna mendukung upaya jenjang pendidikan kearah tujuan yang di inginkan.

PPDB merupakan salah satu unsur dari komponen siswa dalam sebuah lembaga pendidikan. PPDB dengan segala sistemnya, dilakukan untuk mengetahui dan mengukur input sekolah guna membantu perkembangan sekolah serta diharapkan dapat memberikan kontribusi yang tinggi dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan dimasa yang akan datang. Proses seleksi yang dilakukan adalah suatu proses penilaian terhadap kemampuan awal calon peserta didik dan sisi kemampuan akademik, minat dan bakat peserta, dengan menjadikan semua bukti hasil seleksi calon peserta diklat sebagai acuan pengembalian keputusan dalam menentukan kelulusan dan keabsahan siswa yang diterima.

Rabu, 30 Maret 2016

KONFIGURASI MIKROTIK REPEATER

KONFIGURASI MIKROTIK REPEATER

Beberapa pengembangan terus dilakukan oleh MikroTik untuk memberikan performa perangkat yang baik. Salah satunya dengan me-release versi RouterOS terbaru yaitu 6.35, MikroTik menambahkan sebuah paket baru yaitu Wireless-Rep. Dengan penambahan paket ini maka terdapat sebuah fitur baru pada wireless router MikroTik. Apabila kita sering mendengar istilah wireless roaming di MikroTik, biasanya banyak yang berasumsi menggunakan fitur WDS. Nah, selain menggunakan WDS untuk saat ini kita bisa memanfaatkan fitur baru tersebut yaitu Wireless Repeater.
Fitur ini mulai diperkenalkan melalui event MUM Europe 2016 dan salah satu produk terbaru MikroTik yang telah mengadopsi fitur ini adalah RB wAP. Lalu bagaimana dengan perangkat wireless MikroTik yang lain, apakah fitur ini bisa dijalankan?
Tidak perlu khawatir, fitur ini juga bisa dijalankan pada wireless router seri yang lain. Dengan syarat kita harus melakukan upgrade versi RouterOS ke v6.35 dan menambahkan sebuah paket baru yaitu wireless-rep. Nah, pada artikel inilah kita akan mencoba menjalankan fungsi wireless repeater ini.

Sumber : http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=184

Langkah-Langkah :
  1. Sebelum mengkonfigurasi mikrotik repeater, pastikan anda sudah menyetting mikrotik yang akan di jadikan Acces Point nya (Wireless).
  2. Seperti persyaratan jika ingin MikroTik dikonfigurasi sebagai Repeater, winbox kita harus sudah di perbarui dengan versi terbaru (V6.35). Kita harus mengunduh software nya, dengan cara buka web browser , lalu isi URL nya dengan mikrotik.co.id , maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini, jika sudah masuk ke web MikroTik, pilih menu downloads.
  3. Selanjutnya, pilih paket MikroTik RouterOS sesuai dengan Mikrotik anda, disini jenis paket mikrotik saya adalah mipsbe (RB951), jadi saya akan download paket mipsbe.
  4. Setelah itu, unduh software winbox nya yang terbaru, yang ada pada bagian bawah menu.
  5. Setelah di unduh, check file nya sudah ada apa belum, seperti gambar di bawah ini.
  6. Paket yang bentuk nya .zip, ekstrak file nya , seperti gambar di bawah ini.
  7. Kemudian, seret / pindah / drag file routeros-mipsbe nya ke File Mikrotik.
  8. Selanjutnya, buka file ekstrak annya all packages nya , lalu seret / pindah / drag file wireless-rep nya ke File Mikrotik.
  9. Karena Mikrotik nya habis di reset configuration, kita masuk ke winbox nya menggunakan IP Deffault Mikrotik. Atur IP Client nya, dengan mengeklik Network Connections.
  10. Lalu pilih Ethernet.
  11. Kemudian akan masuk ke menu seperti gambar di bawah ini, dalam opsi Ethernet, Isikan MAC Address nya.
  12. Lalu setting IP Address nya dengan IP Default Mikrotik , seperti gambar di bawah ini, kemudian klik save.
  13. Selanjutnya, buka Winbox nya (Winbox versi terbaru yang sudah di unduh tadi), lalu connect kan ke IP Address seperti gambar di bawah ini, lalu klik Connect.
  14. Karena Mikrotik nya habis di reset, kita harus mengaktifkan Wireless nya terlebih dahulu, dengan memilih menu Wireless, lalu klik centang seperti gambar di bawah ini.
  15. Setelah di centang, klik wireless nya 2 kali, lalu masuk ke menu Wireless, kemudian klik opsi Scan..
  16. Kemudian klik start, lalu cari SSID Wifi yang sudah dijadikan Access Point tadi, setelah ketemu, klik 1 kali, lalu klik connect.
  17. Maka secara otomatis akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini (Mode=Station Bridge, SSID=Nama SSID Access Point),  kemudian klik apply > OK
  18. Selanjutnya, kita buat Virtual Wireless nya untuk dijadikan Repeater, caranya dengan mengeklik tanda (+) > Virtual, setelah itu, masuk ke menu Wireless, kemudian isikan SSID yang akan dijadikan Repeater nya, setelah itu klik Apply > OK.
  19. Setelah membuat Virtual Wireless, kita harus mem buat Bridge nya, cara nya pilih menu Bridge, lalu masuk ke menu Bridge > (+). Lalu isikan nama Bridge nya (bebas namanya), setelah membuat Bridge , klik Apply > OK.
  20. Selanjutnya, pilih menu Ports > (+). Kemudian isi Interface nya dengan Wlan1, kemudian klik Apply > OK.
  21. Selanjutnya, kita buat lagi port Bridge nya, dengan cara pilih menu Ports > (+). Kemudian isi Interface nya dengan Wlan2, kemudian klik Apply > OK.
  22. Maka tampilannya akan seperti gambar di bawah ini.
  23. Selanjutnya, atur IP DNS nya dengan cara memilih menu IP > DNS. Maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini, Masukkan Server nya dengan IP Address ISP nya, lalu centang Allow .., kemudian klik Apply > OK.
  24. Selanjutnya, atur IP Firewall nya dengan cara memilih menu IP > Firewall. Kemudian pilih menu NAT, lalu pilih menu General. Dalam menu General, atur Out Interface nya dengan nama Bridge nya.
  25. Lalu pindah ke menu Actions, ubah menjadi Masquerade, kemudian klik Apply > OK.
  26. Selanjutnya, kita copy Mac Address Mikrotik Repeater nya ke Mikrotik Access Point, cara nya pilih menu Wireless >  Interfaces > Wlan1 > General kemudian copy Mac Address nya.
  27. Lalu buka Mikrotik Access Point nya, pilih menu IP > Hotspot > IP Binding > (+) lalu paste Mac Address Repeater nya, ubah Type nya menjadi bypassed, lalu klik Apply > OK.
  28. Kemudian Reboot Mikrotik Repeater nya. Caranya pilih menu System > Reboot.
  29. Setelah di reboot, check apakah Wifi nya sudah ada apa belum, jika ada Connect kan wifi repeater nya.
  30. Setelah di connect kan, buka terminal lalu check apakah sudah terhubung ke internet, dengan memasukkan perintah :
    #ping google.com
  31. Apabila sudah terkoneksi ke internet, buka browser, lalu isikan URL nya dengan google.com. Jika masuk ke menu google, maka konfigurasi Mikrotik Repeater nya berhasil.